← Kembali ke Blog
Tips Belajar

Melatih Bahasa Inggris Anak di Rumah Padahal Kita Sendiri Tidak Terlalu Fasih

Banyak orang tua ragu menemani anak latihan Bahasa Inggris karena merasa tidak fasih. Padahal peran kita bukan jadi guru bahasa, tapi teman latihan yang membuat anak berani mencoba. Ini cara sederhananya.

Ades Saputro·16 Juli 2026
bahasa inggrisbelajar anakorang tualatihan soalmendampingi belajar
Melatih Bahasa Inggris Anak di Rumah Padahal Kita Sendiri Tidak Terlalu Fasih

Melatih Bahasa Inggris Anak di Rumah Padahal Kita Sendiri Tidak Terlalu Fasih

Ada satu momen yang cukup sering dialami orang tua: anak pulang bawa PR Bahasa Inggris, minta ditemani belajar, dan diam-diam kita ikut deg-degan. Bukan karena tidak mau membantu, tapi karena kita sendiri merasa Bahasa Inggris bukan keahlian kita. Takut salah ucap, takut salah artikan, takut malah mengajarkan yang keliru.

Kalau itu terdengar familiar, kabar baiknya: mendampingi anak latihan Bahasa Inggris di rumah tidak menuntut kita fasih dulu. Peran orang tua di sini bukan menjadi guru bahasa, tapi menjadi teman latihan yang membuat anak terbiasa dan tidak takut mencoba. Dan untuk itu, kita tidak perlu aksen sempurna.

Kenapa Rasa "Saya Tidak Bisa Bahasa Inggris" Justru Bisa Menular ke Anak

Anak belajar banyak hal dari sikap kita, bukan cuma dari kata-kata. Kalau setiap kali menemui Bahasa Inggris kita langsung bilang "wah, Mama nggak bisa" atau buru-buru menyerahkan semuanya ke aplikasi, anak bisa menangkap pesan tersembunyi: Bahasa Inggris itu susah dan bikin stres.

Sebaliknya, kalau anak melihat kita santai — sesekali salah, tertawa, lalu mencoba lagi — dia belajar bahwa membuat kesalahan dalam berbahasa itu wajar dan bukan hal memalukan. UNESCO dalam berbagai kajian soal pembelajaran bahasa menekankan bahwa lingkungan yang suportif dan rendah tekanan membantu anak lebih berani menggunakan bahasa baru. Jadi modal terbesar kita bukan kosakata, tapi sikap tenang.

Ini juga berarti kita tidak perlu berpura-pura tahu semua. Menjawab "Mama juga kurang tahu, yuk kita cek bareng" itu benar-benar boleh, dan justru mengajarkan anak cara mencari tahu.

Framework Sederhana: 3L untuk Latihan di Rumah

Supaya tidak bingung mulai dari mana, ada kerangka ringan yang bisa dipakai siapa saja. Sebut saja 3L: Lihat, Latih, Lanjutkan.

Lihat — mulai dari yang sudah ada di sekitar anak

Tidak perlu materi khusus. Kemasan sereal, judul lagu, menu di aplikasi, tulisan di kaus — semua itu Bahasa Inggris yang nyata. Ajak anak menebak arti satu-dua kata sehari. Ini membuat Bahasa Inggris terasa seperti bagian dari hidup, bukan pelajaran yang menakutkan di atas kertas.

Latih — buat pengulangan kecil, bukan sesi panjang

Otak anak lebih mudah menyimpan kosakata lewat pengulangan singkat yang tersebar, dibanding satu sesi hafalan panjang. Konsep ini dikenal sebagai spaced practice. Daripada menghafal 20 kata sekaligus, lebih baik 5 kata diulang beberapa hari. Latihan soal kecil sangat cocok untuk ini: pilihan ganda kosakata, mencocokkan kata dengan gambar, atau melengkapi kalimat sederhana.

Lanjutkan — sambungkan dengan topik yang sedang dipelajari di sekolah

Cek buku atau catatan anak: minggu ini dia belajar apa? Kalau sedang membahas daily activities atau animals, latihan di rumah tinggal mengikuti topik yang sama. Anak jadi mengulang materi sekolah, bukan menambah beban baru.

Contoh Nyata: Kelas 4 SD, Topik "Daily Activities"

Bayangkan Bu Sinta, yang mengaku Bahasa Inggrisnya pas-pasan. Anaknya, kelas 4 SD, sedang belajar tentang kegiatan sehari-hari — wake up, brush teeth, go to school, have lunch. Bu Sinta tidak menghafalkan grammar. Dia cuma menempel enam kata itu di kulkas, lalu setiap pagi bertanya santai, "Kamu barusan ngapain dalam Bahasa Inggris?" sambil menunjuk kegiatan yang sedang dilakukan.

Malamnya, dia menyiapkan latihan kecil: lima soal mencocokkan gambar kegiatan dengan kata Bahasa Inggris yang tepat. Anaknya mengerjakan lima menit sambil menunggu makan malam. Tidak ada drama, tidak ada tekanan. Dalam seminggu, enam kata itu melekat — bukan karena Bu Sinta jago Bahasa Inggris, tapi karena latihannya kecil, konsisten, dan menyambung dengan yang dipelajari di sekolah.

Yang menarik, saat anak salah menyebut satu kata, Bu Sinta tidak langsung mengoreksi keras. Dia cukup mengulang kata yang benar dengan santai, lalu lanjut. Cara ini membuat anak tetap berani mencoba tanpa takut ditertawakan.

Checklist: Mendampingi Latihan Bahasa Inggris Tanpa Harus Fasih

Sebelum mulai, kita bisa pakai daftar singkat ini sebagai pegangan:

  • Pilih 5–8 kata atau satu pola kalimat saja per minggu, jangan terlalu banyak.
  • Sambungkan dengan topik yang sedang dipelajari anak di sekolah.
  • Buat latihan pendek 5–10 menit, beberapa kali dalam seminggu, bukan satu sesi panjang.
  • Fokuskan pujian pada usaha ("berani nyoba tadi, bagus"), bukan cuma pada jawaban benar.
  • Kalau tidak tahu artinya, cari bareng anak — jangan berpura-pura tahu.
  • Sesekali minta anak mengucapkan atau menjelaskan, bukan hanya memilih jawaban.
  • Ulangi kata yang sama beberapa hari sampai benar-benar melekat.

Saat Butuh Soal Latihan Tapi Bingung Menyusunnya Sendiri

Bagian yang sering bikin orang tua mundur bukan soal niat, tapi soal menyiapkan latihannya. Menyusun lima soal Bahasa Inggris yang pas untuk kelas anak, dengan pilihan jawaban yang masuk akal, ternyata memakan waktu dan tenaga — apalagi kalau kita sendiri ragu dengan bahasanya.

Di sinilah alat bantu bisa meringankan. Di Laluna AI, misalnya, orang tua tinggal memilih kelas, mata pelajaran Bahasa Inggris, dan topik seperti daily activities atau animals, lalu latihan soalnya dibuatkan lengkap dengan kunci jawaban. Kita tetap yang memegang kendali — memilih topik dan mendampingi anak mengerjakan — sementara bagian menyusun soalnya tidak lagi harus dimulai dari halaman kosong. Anak bisa mengerjakan lewat link, dan jawabannya bisa dicek tanpa kita harus yakin dulu soal setiap ejaan.

Latihan Bahasa Inggris di rumah tidak menuntut kita jadi penerjemah atau guru bahasa. Yang anak butuhkan adalah teman yang membuat proses ini terasa ringan dan aman untuk salah. Mulai minggu ini, cukup pilih satu topik kecil, temani anak lima menit, dan biarkan Bahasa Inggris tumbuh pelan-pelan dari kebiasaan, bukan dari tekanan.

Ingin membuat latihan soal sendiri?

Coba Laluna AI untuk membuat latihan soal anak berdasarkan kelas, mata pelajaran, dan topik yang sedang dipelajari.

Mulai Buat Soal